Medan – Sebanyak empat titik panas (hotspot) terdeteksi di wilayah Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara (Sumut), berdasarkan pemantauan citra satelit pada 11 Oktober 2026.
Meski demikian, berdasarkan pantauan citra sebaran asap pada 12 Oktober 2026 pukul 13.00 WIB, tidak terdeteksi asap di wilayah Sumut.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (MKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, menyampaikan, Senin (12/10/2026), dalam hasil pengamatan dari Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Stasiun Meteorologi Silangit pada 12 Oktober 2026 pukul 11.00 WIB menunjukkan jarak pandang berkisar 8 hingga 10 kilometer.
Sementara itu, berdasarkan pemantauan kualitas udara pada pukul 00.00 WIB, konsentrasi PM2.5 atau partikel halus di udara di wilayah Sumut berada pada kategori baik hingga sedang.
BMKG mengimbau masyarakat yang berada di wilayah dengan jarak pandang rendah akibat kabut dan asap agar berhati-hati saat berkendara, menjaga jarak aman, serta menggunakan perlengkapan yang sesuai.
Para kepala daerah juga diimbau berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri setempat serta terus mengikuti informasi yang disampaikan Balai Besar MKG Wilayah I Medan.
Informasi terkini dapat diakses melalui media sosial @infobmkgsumut. Masyarakat juga dapat menghubungi layanan informasi BMKG melalui call center 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id.
BMKG menyampaikan informasi tersebut sebagai bahan perhatian dan upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi dampak kabut dan asap. (NC02)
