Wamenkes Tinjau Pelaksanaan Layanan TB di RSUP H Adam Malik

Medan – Wakil Menteri Kesehatan, dr Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Dr Akhmad Wiyagus S.I.K, M.Si, M.M melakukan peninjauan pelaksanaan layanan di RSUP H Adam Malik, Selasa (21/7/2026) pagi.

Dijelaskan Benjamin, kunjungannya ke Sumatera Utara (Sumut) salah satunya melihat pelaksanaan layanan TBC di rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan dalam memberantas penularan penyakit tuberkulosis (TB).

“Hari ini kita datang untuk pemberantasan TB, kita sudah keliling berbagai provinsi Indonesia dan hari ini kita ke Sumut khususnya Kota Medan maupun beberapa daerah lainnya,” ujarnya di Aula RSUP H Adam Malik.

Dijelaskan Benjamin, Presiden RI meminta Kemenkes membereskan pemberantasan TB secara nasional. Hal itu karena Indonesia di posisi ke dua kasus TB terbanyak di dunia, 10 persen lebih kasus TB di dunia ada di Indonesia.

Ia menyebut tahun-tahun 2020 ada 845 ribu kasus TB yang ditemukan atau 50 persen. Sedangkan tahun 2025 Kemenkes sudah menemukan 80 persen kasus atau 867 ribu kasus dari target.

“Tahun ini kita ingin lebih dari itu, harus di atas tahun lalu penemuan kasus TB, kami mampu melakukan pemeriksaan tetapi bagaimana orang mau datang ke sarana kesehatan, maka harus kerja lintas sektor bersama,” ucapnya.

Tak hanya itu, Kemenkes akan melakukan tracing atau pelacakan kontak erat dari pasien yang telah didiagnosis TB aktif. Ia menyebut turut akan melakukan tracing di Kota Medan dan akan dilakukan di 661 lokasi.

Dokter Spesialis Paru turut mengatakan selain tracing, pihaknya akan melakukan X-Ray, melakukan pemeriksaan dahak, pemeriksaan tensi, gula darah. Sehingga program Cek Kesehatan Geatos dikombinasikan dengan X-Ray.

Terpisah, Direktur Utama RSUP H Adam Malik, dr Zainal Safri MKed(PD) SpPD-KKV SpJP(K) pun menegaskan komitmennya dalam menangani pasien TB, hal itu terbukti dengan fasilitas Poli TB Dots.

“Kami memiliki layanan rawat inap khusus TB, namun kita harus bersama-sama untuk meningkatkan keberhasilan pengobatan dan pencegahan penularan penyakit TB di lingkungan masyarakat,” katanya.

Dirinya menegaskan RSUP H Adam Malik akan terus memperkuat kolaborasi dengan fasilitas kesehatan masyarakat, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan, guna memastikan layanan TB yang berkualitas dan mudah diakses masyarakat. (SC03)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *